Rabu, 23 Februari 2011

Hukum Archimedes

Hukum Archimedes berbunyi: jika benda dimasukkan ke dalam fluida, baik sebagian atau seluruhnya, akan mendapat gaya ke atas sebesar berat fluida yang dipindahkan benda itu.

misalnya air mempunyai volume tertentu, jika sebuah benda dimasukkan ke dalam air tersebut, maka permukaan air akan terdesak atau naik. dengan kata lain, berat benda seolah-olah menjadi lebih ringan. hal ini karena adanya gaya ke atas yang sering disebut gaya archimedes. besarnya gaya ke atas atau gaya archimedes dirumuskan:



Fa = ρ.g.v
keterangan:
ρ = massa jenis fluida (kg/m3)
g = percepatan gravitasi bumi (m/s2)
v = volum benda yang tercelup fluida (m3)
Fa = gaya ke atas (N)

atau

Fa = Wu-Wc
keterangan:
Fa = gaya ke atas (N)
Wu = berat benda di udara (N)
Wc = berat benda di zat cair (N)

dengan hukum Archimedes, dapat dijelaskan peristiwa benda melayang, terapung dan tenggelam.
- terapung : ρbenda < ρzat cair ; Fa = w - melayang : ρbenda = ρzat cair ; Fa = w - tenggelam : ρbenda = ρzat cair; Fa < w alat-alat yang bekerja berdasarkan hukum archimedes, antara lain: 1. kapal laut



2. galangan kapal

3. jembatan ponton


4. Hydrometer

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar